Besi baja adalah salah satu komoditas utama yang paling banyak diimpor ke Indonesia. Sebagai bahan baku penting, baja digunakan hampir di semua sektor industri mulai dari konstruksi, otomotif, manufaktur mesin, perkapalan, hingga infrastruktur nasional.
Beberapa jenis besi baja yang paling sering diimpor antara lain:
-
Hot Rolled Coil (HRC) – lembaran baja gulungan panas yang biasanya dipakai untuk konstruksi dan manufaktur otomotif.
-
Cold Rolled Coil (CRC) – baja lembaran gulungan dingin yang memiliki presisi tinggi, banyak dipakai untuk pembuatan alat rumah tangga, otomotif, hingga peralatan elektronik.
-
Wire Rod – baja gulungan kawat yang digunakan untuk pembuatan kawat, baut, paku, dan produk turunan lainnya.
-
Billet & Slab – bahan baku setengah jadi yang diproses kembali menjadi berbagai produk baja seperti besi beton dan plat.
Mayoritas besi baja diimpor dari China, Jepang, Korea Selatan, dan India. Negara-negara ini merupakan produsen baja terbesar dunia dengan teknologi modern serta kapasitas produksi masif.
Proses impor baja tentu tidak mudah karena masuk dalam kategori barang regulasi ketat. Perlu dokumen impor lengkap, izin, serta kepatuhan bea cukai agar barang bisa masuk dengan lancar. Dengan jasa import borongan & door to door resmi, semua proses mulai dari pembelian, pengiriman, customs clearance, hingga pengantaran ke gudang bisa diurus secara legal tanpa ribet.
Menggunakan layanan profesional akan membuat perusahaan lebih fokus pada bisnisnya tanpa khawatir masalah kepabeanan, biaya tak terduga, atau keterlambatan pengiriman.
.png)